Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

(R) Captain America


Identitas Film:
Direktor: Joe Johnston
Produser:  Kevin Feige
Screenplay: Christopher Markus, Stephen McFeely
Music: Alan Silvestri
Cinematografi:  Shelly Johnson
Editing: Robert Dalva, Jeffrey Ford
Studio: Marvel Studios
Distribusi: Paramount Pictures
Durasi: 124 menit
Bahasa: English
Budget: 140 juta dolar

Pemeran:
Chris Evans sebagai Steve Rogers / Captain America:
Hayley Atwell sebagai Peggy Carter
Hugo Weaving sebagai Johann Schmidt
Sebastian Stan sebagai Sgt. James "Bucky" Barnes
Tommy Lee Jones sebagai Col. Chester Phillips
Dominic Cooper sebagai Howard Stark
Neal McDonough sebagai Timothy "Dum Dum" Dugan
Derek Luke sebagai Gabe Jones
Stanley Tucci sebagai Dr. Abraham Erskine
Kenneth Choi  sebagai Jim Morita
Bruno Ricci sebagai Jacques Dernier
J. J. Feild sebagai James Montgomery Falsworth

Sinopsis:
             Tahun 1943, saat perang dunia ke-2 berlangsung, terdapat seorang laki-laki yang berkebangsaan Amerika tinggal di New York. Laki-laki itu bernama Steve (Chris Evans). Kesendiriannya dalam hidup membuat Ia ingin terjun dalam pertempran melawan Nazi. Namun karena badannya yang kecil, Steve selalu ditolak dalam saat penyisihan tentara. Hal ini membuat Ia frustasi. Disuatu saat temannya Barners (Sebastian Stan ) mengajaknya datang keacara pameran Howard Stark (Dominic Cooper). Baners merupakan tentara  dari sebuah peleton tentara Amerika yang melarang Steve untuk terjun ke medan pertempuran.
             Berdebatan pun berlangsung saat Stark sedang meluncurkan ekspo barunya, tidak sengaja salah seorang pengunjung mendengar percakapan mereka. Pengunjung itu pun bertemu dengan Steve saat Ia mencoba mendaftar ulang ke suatu Infantri. Namanya Dr. Erskine (Stanley Tucci), karena ketulusan Steve untuk begabung, Dr. Erskine meluluskannya. Dalam proses latihan Steve menjadi terbelakang dari semuanya, Ia selalu dicacimaki dengan teman satu timnya. Kol. Philips (Tommy Lee Jones) yang menjadi pimpinan divisi itu sangat sedih mendengarnya.
             Namun Setve selalu menunjukan kepintaran dan ketulusannya untuk negara, sehingga Ia dipilih sebagai bahan uji coba Dr.Erskine. Sebelumnya Dr. Erskine pernah bercerita seorang Nazi yang sangat menginginkan sebuah serumnya yang dapat menambah kekuatan, namun gagal. Akhirnya Ia pun keluar dan berpihak pada sekutu. Uji coba pun dilakukan dengan melibatkan Stark dan teknologinya, Senator Inggris dan Agen dari divisi Kol. Philips, Agen Carter (Hayley Atwell).
             Percobaan pun berhasil dilakukan, namun tidak disangka seorang penyusup berada diantara mereka dan mencuri sebuah serum. Dr. Erskine terbunuh saat itu. Steve yang sudah berubah 180 derajat dengan tinggi melebihi rata-rata dan otot yang kuat mengejar penyusup itu. Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan, namun Steve berhasil menangkapnya. Penyusup itu berasal dari sebuah komplotan bernama Hydra, bawahan Hitler.
             Dilain tempat di markas Hydra, pemimpin mereka Schmidt (Hugo Weaving )memutuskan untuk keluar dari Nazi setelah menemukan Spark dari zaman dahulu yang dapat dijadikan senjata pemusnahkan manusia, dengan di bantu Dr. Zelo. Mereka berniat untuk menghancurkan seluruh dunia dengan senjata itu . Balik ke cerita Steve, dengan badannya yang sudah berubah, Ia tidak dijadikan lagi sebagai tentara, namun menjadi sebuah Icon iklan bernama Captain America dengan costum berwarna biru bertopeng dan sebuah perisai. Karena tidak diterima dengan keputusan Kol. Philips dan masih menggunakan kostum iklan, Ia pun melanggar sebuah peraturan dengan menyelamatkan 200 tawanan yang disandra oleh pasukan Hydra.
             Agen Carter dan Stark pun membantu dalam misi itu. Steve sempat bertatap muka dengan Schmidt dan berhasil melihat sebuah peta yang berisi semua markas dari Hydra. Karena keberaniannya, Steve diangkat sebagai Captain America sungguhan. Stark yang bergabung dalam misi menghancurkan Hydra ini membuatkan costum yang keren dan tameng kuat tapi ringan untuk keperluan Steve.
             Markas demi markas Hydra di hancurkan, Dr. Zelo juga tertangkap olehnya. Namun saat penangkapan Dr.  Zelo Barners mati jatuh ke jurang.  Karena muak dengan semua ini Schmidt memutuskan untuk menyerang seluruh kota penting didunia dengan pesawat besarnya. Sekutu pun tidak tinggal diam, dengan cepat mereka menyerang markas terakhir Schmidt di sebuah pegunungan. Sialnya, Schmidt berhasil kabur, Steve pun mengejarnya hingga masuk kedalam pesawat besar itu.
             Pertarungan antara Steve dan Schmidt di atas kapal tak terhindarkan, Steve berhasil membunuh Schmidt. Tapi, pesawat besar itu tidak dapat dihentikan. Dengan kepasrahannya dan untuk keselamatan seluruh umat manusia,  Steve bunuh diri dengan menenggelamkan pesawat itu ke laut. Sekutu akhirnya memenangkan perang dunia ke-2

Kelebihan:
Sepertinya Kevin Feigh mempunyai kreativitas baru dalam membuat film. Dengan perpaduan antara cerita sekarang dan dulu, film ini menjadikan sebuah ending yang tidak terduga. Ditambah akting dari Kris Evants yang tidak lagi di ragukan di dunia layar lebar. Film yang diangkat dari serial komik The Avanger ini sangat memukau penonton dan siap ditonton diakhir pekan bersama keluarga.

Kekurangan:
Kevin Feigh memang pandai dalam mengeluarkan sebuah ide-ide yang terlihat baru. Namun sepertinya Ia kurang memerhartikan dari sisi animasinya. Animasi dalam film yang berdurasi 2 jam ini sungguh mengecewakan, seperti animasi yang di pakai di film tahun 90an. Selain itu cerita yang disajikan seakan mengikuti film Iron Man yang di kuatkan dengan kemunculan Howard Stark sebagai ayah dari Tony Stark dalam Iron Man.

Diperuntukan:
Remaja/Dewasa


Minggu, 06 Januari 2013

(R) Cowboys and Aliens



Identitas Film:
Director: Jon Favreau
Produser: Brian Grazer, Ron Howard, Alex Kurtzman, Damon Lindelof
Screenplay: Alex Kurtzman, Roberto Orci, Damon Lindelof
Story: Mark Fergus, Hawk Ostby, Steve Oedekerk
Music: Harry Gregson-Williams
Cinematography: Matthew Libatique
Editing: Dan Lebental, Jim May
Studio: Fairview Entertainment, K/O Paper Products, Platinum Studios, Imagine Entertainment
Distribusi: Universal Pictures(United States), DreamWorks Pictures (International)
Release date: July, 2011
Durasi: 118 minutes
Bahasa: English
Budget: 163 juta dollar

Pemeran:
Daniel Craig sebagai Jake Lonergan
Harrison Ford sebagai Colonel Woodrow Dolarhyde
Olivia Wilde sebagai Ella Swenson
Sam Rockwell sebagai Doc
Paul Dano sebagai Percy Dolarhyde
Clancy Brown sebagai Meacham
Keith Carradine sebagai Sheriff John Taggart
Noah Ringer sebagai Emmett Taggart
Adam Beach sebagai Nat Colorado
Abigail Spencer sebagai Alice
Ana de la Reguera sebagai María
Walton Goggins sebagai Hunt
Julio César Cedillo sebagai Bronc
David O'Hara sebagai Pat Dolan

Sinopsis:
                Seseorang terbangun dari tidurnya di sebuah padang pasir yang luas. Dia memakai gelang aneh yang sangat besar di tangan kirinya. Sialnya tiga koboi jahat berkuda menghampiri dan ingin membunuhnya, tetapi mereka gagal dan mati. Dia pun melanjutkan perjalanan ke suatu kota dan masuk kerumah orang untuk menyembuhkan luka tembak diperutnya. Untungnya pemilik rumah tersebut mempercayai bahwa dirinya amnesia. Pemilik rumah tersebut membantu menyembuhkan lukanya.
                Diluar terjadi keributan oleh Percy (Paul Dano), anak dari Colonel Dolarhyde (Harrison Ford). Dia anak yang nakal, sering mengambil pajak liar untuk kepentingannya sendiri. Namun saat hendak berantem dengan si amnesia, dia tidak sengaja menembak seorang deputi. Sheriff John Taggart (Keith Carradine) pun tidak tinggal diam dan memenjarakannya. Si Amnesia ini juga demikian karena di tuduh sebagai burunan Ia dipenjarakan di sebelah Percy. Si amnesia akhirnya mengetahui dirinya yang bernama Jake Lonergan (Daniel Craig), seorang perampok emas dan membunuh istrinya (Abigail Spencer) sendiri setelah Taggart menceritakan semua.
Disaat yang sama Colonel D sedang mengurus kejadian aneh yang memusnahkan seluruh sapi-sapinya dan kebakaran hutan. Berita Lonergan tertangkap membuat Colonel D ingin membunuhnya di kota. Taggart pun menghalanginya agar pengadilan tinggilah yang akan mengadilinya. Saat cekcok memanas tiga buah piring terbang menyerang kota. Banyak orang–orang yang ditangkap oleh piring tersebut termasuk percy dan Taggart. Lonergan pun memcoba untuk memanfatkan gelang tersebut. Hasilnya sebuah piring terbang jatuh dan hancur oleh tembakan yang dikeluarkan.
Sehabis penyerangan, mereka menemukan jejak kaki alien itu. Colonel D pun memimpin perjalanan. Lonergan menolak untuk ikut dengan rombongan. Dia menuju tempat rumah dia dulu dimana istrinya di ambil oleh alien. Rombongan Colonel sampai di sebuah kapal bekas yang sangat besar, mereka pun bermalam disana. Doc (Sam Rockwell) yang tidak pernah ikut dalam peperangan berlatih menembak disitu, begitu juga Emmet (Noah Ringer) anak dari Taggart.
Dimalam hari Emmet di serang oleh alien, untungnya Lonergan dan Ella (Olivia Wilde) menyelamatkannya. Lonergan dan Ella bergabung dengan rombongan Colonel D . Di tengah perjalanan mereka bertemu dengan gerombolan perampok yang dulunya teman dari Lonergan. Mereka pun berhasil lolos dari perampok tersebut. Saat kejar-kejaran berlangsung si alien datang. Lonergan dan Ella tercebur kedalam sungai dan seekor alien melukai Ella. Ella akhirnya tak terselamatkan. Mereka belum sepenuhnya selamat dari masalah, tak lama kemudian Suku Indian datang dan menangkap seluruh rombongan Colonel.
Diluar dugaan Ella yang dilempar dalam api hidup kembali, Ella pun akhirnya mengakui kalau dirinya seorang alien juga. Dia juga musuh dari alien jahat yang mengambil banyak emas itu. Akhirnya Colonel D dan suku Indian bekerja sama menghancurkan markas alien itu. Para perampok yang mengejar mereka juga ikut berpartisipasi. Dengan dibantu oleh ingatan Lonergan yang kembali pulih mereka menuju ke markas itu. Serangan demi serangan di lancarkan tapi alien sangat kuat. Di akhir cerita Ella dan Lonergan yang masuk ke dalam markas secara diam-diam berhasil membunuh bos dari alien sekaligus markasnya. Orang-orang yang di tangkap alien itupun berhasil di selamatkan.  

Kelebihan:
Film buatan Brian Grazer ini sangat menarik untuk ditonton, mengambil kisah zaman dulu di Mexico membuat film ini beda dari yang lainnya. Disamping itu aksi-aksi dari Daniel Craig dan Olivia Wilde sangat memanjakan mata dan keseruan film itu. Alien-alien yang dimunculkan dengan grafis yang luar biasa seakan memiliki bentuk nyata. Film yang dirilis dengan format 3D ini wajib ditonton saat waktu senggang.

Kekurangan:
                Mudah. Itulah kekurangan dalam film ini. Mudah menebak alur cerita dalam film ini. Maksudnya adalah pokok permasalahannya terlalu simple, penonton dengan mudah menebak akhir ceritanya. Tapi secara keseluruhan film ini sudah bagus untuk ditonton.

Diperuntukan:
Remaja/Dewasa

(R) 127 Hours



Identitas Film:
Sutradara: Danny Boyle
Produser: Christian Colson, John Smithson dan Danny Boyle
Musik:  A. R. Rahman
Sinematografi: Anthony Dod Mantle dan Enrique Chediak
Penyunting: Jon Harris
Studio: Film4 Productions, HandMade Films dan Warner Bros. Pictures
Distributor: Fox Searchlight Pictures (AS) dan Pathé (Inggris)
Durasi: 94 minutes
Bahasa: English
Anggaran: $18 million

Pemain:
James Franco sebagai Aron Ralston
Kate Mara sebagai Kristi Moore
Amber Tamblyn sebagai Megan McBride
Clemence Posey sebagai Rana
Lizzy Caplan sebagai Sonja Ralston
Kate Burton sebagai Donna Ralston
Treat Williams sebagai Larry Ralston

Sinopsis:
Berawal dari kisah nyata, seseorang yang bernama Aron Ralston (James Franco) adalah pendaki sejati. Disuatu saat Aron melakukan perjalanan menuju ke sebuah ngarai yang berada di Utah. Setelah melakukan persiapan, dia pun memulai perjalanannya menggunakan mobil. Dilanjutkan dengan menggunakan sebuah sepeda, Blue John Canyon terletak 4,1 mil dari tempat dia memulai bersepada. Tidak lupa ia membawa Handycam untuk mendokumentasikan perjalanannya. Tanpa disangka dia bertemu dengan dua orang perempuan yang tersesat di ngarai itu. Mereka bernama Megan (Kate Mara) dan Kristi (Amber Tamblyn). Mereka ingin menuju kesebuah kawah yang berisi sumber air. John yang sudah menenali ngarai itu, memberi tahu jalannya sekaligus sebagai Tour Guide. Mereka pun sempat akrab dengan bermain di kawah itu.
Aron melanjutkan perjalanannya mengelilingi ngarai, melewati bebatuan, menuruni tebing. Hingga nasibnya kurang beruntung dengan jatuhnya batu yang dia pegang ketika ingin turun. Tapi tangannya tersangkut dibatu itu. Ia tidak bisa berkutik sama sekali, tangan kanannya benar-benar tersangkut. Hari demi-hari dia terjebak didalam ngarai itu, beberapa cara sudah dilakukan untuk membebaskan tangannya. Di iringi dengan menipisnya bahan makanan yang dipunya, ia menyesali kelakuan selama hidupnya-dengan orang tua, pacarnya, adiknya dan beberpa temannya. Tidak lupa ia merekam seluruh apa yang dia rasakan di Handycamnya untuk akhir hayatnya.
Hingga akhirnya setelah lima hari di bawah ngarai sendiri, dia pun memotong tangan kanannya yang terjepit itu dan menemukan beberapa pendaki untuk diminta pertolongan. Setelah mendapat pertolongan ia pun selamat dengan tangan kanannya yang sudah tidak utuh lagi. Aron pun tetap melanjutkan pendakiannya ke berbagai tempat walaupun kehilangan satu tangannya.

Kelebihan:
Film yang diangkat dari sebuah biografi Ralston sangat menarik untuk ditonton. Alur ceritanya sangat menyentuh para penonton dan juga beberapa scene yang perlu di tiru oleh kita semua. Dilihat dari proses pembuatannya film ini sepertinya tidakmemilki kesalahn sedikit pun. Peran dari James Franco juga sangat menguasai di film ini.


Kekurangan:
Alur cerita yang mudah ketebak tidaklah bagus untuk fim ini. Selain itu film ini juga membuat penonton agak Boring dengan latar tempat yang sama.

Amanat:
Seseorang pastilah membutuhkan orang lain dalam hidup, kita tidak bisa hidup sendiri. Disamping itu disaat janganlah menyesal apa kita perbuat saat kita sudah mendekati ajal, itu tidak berguna jadiberbaiklah sama orang ketika kita masih diberi hidup dan terakhir jadi orang itu jangan cepat menyrah, karena setiap kesulitan pasti ada jalan walaupun pasti mengandung resiko.

Diperuntukan:
Semua Umur

Selasa, 04 Desember 2012

(R) The Avengers




Identitas Film:
Director: Joss Whedon
Produser: Kevin Feige
Screenplay: Joss Whedon
Story: Zak Penn, Joss Whedon
Music: Alan Silvestri
Cinematography: Seamus McGarvey
Editing: Jeffrey Ford, Lisa Lassek
Studio:  Marvel Studios
Distribusi: Walt Disney Pictures
Release date:  April, 2012 (world premiere)
Durasi: 143 menit
Language: English
Budget 220 juta dollar

Pemeran:
Robert Downey, Jr. sebagai Tony Stark / Iron Man
Chris Evans sebagai Steve Rogers / Captain America
Mark Ruffalo sebagai Dr. Bruce Banner / Hulk
Chris Hemsworth sebagai Thor
Scarlett Johansson sebagai Natasha Romanoff / Black Widow
Jeremy Renner sebagai Clint Barton / Hawkeye
Tom Hiddleston sebagai Loki
Samuel L. Jackson sebagai Nick Fury
Cobie Smulders sebagai Maria Hill

Sinopsis:
                Tesseract bereaksi diluar dugaan. Nick Fury (Samuel L. Jackson) pimpinan S.H.I.L.L.D memeriksa ke tesseract itu. Tiba-tiba tesseract mengeluarkan sebuah portal dari alam lain. Keluarlah Loki (Tom Hiddleston) dari Asgard. Disaat itu tidak ada yang berhasil melawannya ketika Ia menginginkan tesseract. Sialnya Clint Barton / Hawkeye (Jeremy Renner) dan Dr. Selving ahli tesseract dicuci otaknya, tesseract pun diambil. Agen Hill (Cobie Smulders) pun berusaha mengejar mereka, tapi mereka telah melarikan diri, laboratorium pun hancur.
                Fury akhirnya memutuskan untuk membuat proyek Avengers untuk menghadapi masalah ini. Blackwidow / Natasha Romanoff (Scarlett Johansson) ditugaskan untuk merekrut Dr. Banner / Hulk (Mark Ruffalo), Fury merekrut Steve Rogers / Captain America (Chris Evans) sedangakan Agen Phill merekrut Stark / Iron man (Robert Downey). Perekrutan berlangsung mulus, mereka dibawa kesebuah kapal laut besar yang dapat terbang. Sekarang kapal inilah sebagai markas dari S.H.I.L.L.D. Mereka berlima akhirnya diberi tugas untuk mengambil tesseract yang diambil Loki.
                Disaat yang sama Loki dan Clint merencanakan sesuatu untuk menghancurkan markas S.H.I.L.L.D itu. Clint pun menyamar menjadi anggota S.H.I.L.L.D dan Loki menjadi pengalih perhatian. Loki menyerang suatu kota di German. Steve dan Stark menghentikan Loki itu, Loki pun berhasil di tangkap. Namun saat berada diperjalanan, pesawat mereka diserang oleh Thor (Chris Hemsworth), saudara dari Loki. Sempat terjadi kesalahpahaman  antara Thor dengan Steve dan Stark, tapi akhirnya mereka bersahabat dan membawa Loki ke markas  S.H.I.L.L.D.  Loki dikurung di sebuah tahanan khusus didalam kapal.
                Terjadi pertikaian antara Avengers disini. Kelima anggota saling bertengkar tentang tesseract yang digunakan oleh S.H.I.L.L.D . Fury pun menegaskan kalau tesseract itu hanya untuk pertahanan dibumi, sedangkan Natasha menuduh Dr.Banner akan mengamuk menjadi hulk dan menyerang kapal. Saat pertikaian berlangsung, Clint yang menyusup menjadi anggota S.H.I.L.L.D menyerang markas tersebut. Ledakan terjadi dimana-mana. Steve dan Stark bekerja sama untuk menangani kerusakan mesin. Thor mengurus Dr. Banner yang mengamuk. Nathasa melawan Clint yang dicuci otaknya.
                Loki berhasil dibebaskan oleh bantuan Clint. Thor dan Banner terjatuh ke bumi. Untungnya Clint berhasil di sembuhkan dari cuci otak Loki. Agen Phill mati dalam serangan tersebut. Serangan itu membuat duka para Avengers dan Fury. Stark pun memutuskan untuk menyerang Loki yang sekarang ada di gedung barunya di Manhattam. Tesseract yang digunakan Dr. Selving sudah  membuka portal luar angkasa untuk mengirim para pasukan Loki untuk menghancurkan Bumi.
                Steve, Clint dan Natasha ikut membantu Stark. Ditengah pertarungan Thor dan Banner akhirnya datang dan ikut melawan pasukan Loki dan Loki itu sendiri. Gerbang tidak bisa ditutup, tidak ada kemampuan untuk menghancurkan tesseract. Pada akhirnya pimpinan S.H.I.L.L.D memutuskan meluncurkan nuklir ke Manhattam. Disaat yang sama Natasha dan Dr. Selvig (sudah sadar)menemukan cara menghancurkan gerbang itu, yaitu dengan menggunakan tongkat Loki.
                Stark membawa nuklir itu ke markas musuh di luar angkasa. Para musuh pun mati seperti kehilangan kendali. Gerbang  berhasil dihancurkan. Di akhir cerita Loki dan tesseract dibawa Thor untuk ditaruh di Asgard, sedangkan kelima Avengers lainnya diberi kebebasan untuk pergi kemana pun tanpa dimata-matai oleh S.H.I.L.L.D.

Kelebihan:
                Excelent, karya dari Kevin Feige ini membuat saya penggemar Avegers bangga setelah menonton film tersebut. Alur ceritanya sangat menarik dan unik. Aksi-aksi dari semua pemeran juga sangat bagus seperti pada comic-comic Avengers sebelumnya. Durasi waktu yang boleh dibilang lumayan lama ini tidak membuat penonton bosan. Semua tertutupi oleh acting pemeran dan monster-monster fiksi yang real. Tidak lupa lawakan-lawakan khas Robert Downey dan aktor lainnya membuat lucu para penonton. Film ini wajib untuk kita tonton.

Kekurangan:
                Sangat sulit menemukan kelemahan film ini. Kevin Feige membuat film Avengers ini dengan sempurna. Namun, pembagian tayang setiap karakter tidak sama rata. Robert Downey sang Iron Man lebih banyak muncul dibandingkan dengan Mark Ruffalo yang berperan sebagai Hulk. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan. 

Diperuntukan:
Semua Umur

Senin, 05 November 2012

(R) Lockout




Identitas Film:
Director: James Mather, Stephen St. Leger
Producer: Marc Libert, Leila Smith
Written: Luc Besson, Stephen St. Leger, James Mather
Music by: Alexandre Azaria
Cinematography: James Mather
Editing: Camille Delamarre, Eamonn Power
Studio: EuropaCorp
Distribusi: Open Road Films, FilmDistrict
Release date: April, 2012
Durasi: 95 minutes
Bahasa: English
Budget: 20 Juta Dollar

Pemeran:
Guy Pearce sebagai Snow
Maggie Grace sebagai Emilie Warnock
Peter Stormare sebagai Scott Langral
Lennie James sebagai Harry Shaw
Vincent Regan sebagai Alex
Joseph Gilgun sebagai Hydell
Tim Plester sebagai Mace

Sinopsis:
                Di tahun 2079 seorang agen bernama Snow (Guy Pearce) ditangkap oleh kepolisian karena membunuh agen Frank saat sedang melakukan misi. Scott (Peter Stormare) yang merupakan agen kepolisian juga menawarkan bantuan padanya. Snow meminta Scott untuk menemukan Mace (Tim Plester) yang memiliki barang bukti bahwa Ia tidak bersalah. Sedangkan Mace sudah dikirimkan ke penjara angkasa bernama Ms One karena telah membunuh orang. Ms One adalah penjara yang berada diluar angkasa dengan mematikan syaraf otak selama puluhan tahun.
                Disaat yang sama, anak presiden Amerika bernama Emily (Maggie Grace) berkunjung ke Ms One untuk meneliti penjara disana. Namun, ketika sedang mewawancarai tahanan bernama Hydell (Joseph Gilgun), Hydell merusak segalanya dan membebaskan semua tahanan yang sedang di matikan syarafnya. Emily dan beberapa orang dipenjara itu menjadi tawanan. Alex (Vincent Regan) yang merupakan kakak dari Hydell memimpin pasukan tahanan yang berjumlah ratusan orang itu.
Harry pemimpin dari kepolisian Amerika menyuruh Snow untuk menyelamatkan Emily itu, Jika tidak Ia akan di penjara. Snow pun menolak, Namun pada saat Scott memberi tahunya bila Mace sedang berada Ms One juga, Ia pun menyetujuinnya. Scott, Harry, Snow dan beberpa orang lainnya menuju ke sebuah pakalan milliter luar angkasa yang berada didekat Ms One. Sebuah negoisasi dilakukan oleh seorang kepolisian di Ms One untuk mendapatkan Emily. Namun, misi itu gagal. Snow pun terpaksa masuk ke dalam Ms One.
                Disaat yang sama Emily dan pengawalnya berhasil meloloskan diri. Mereka pun terkurung dalam ruangan dengan oksigen yang semakin lama semakin tipis. Harry menyuruh Snow untuk mempercepat gerakkannya. Snow pun berhasil menyelamatkan Emily. Alex yang baru menyadari bahwa Emily adalah anak presiden, memutus sambungan antara Snow dan Harry. Snow pun membawa Emily mengikutinya untuk membebaskan Mace. Rambut Emily dipotong pendek dan diwarnai coklat untuk menyamar melewati banyak tahanan.
                Tapi, sialnya mereka ketahuan, dan pada saat mereka lari mereka mertemu dengan Mace. Ia mengalami kerusakan otak sehingga seperti orang gila. Sayangnya, Mace meninggal saat kejar-kejaran berlangsung. Snow semakin frustasi. Ia mengantar Emily menuju ke tempat pelemparan darurat yang mengarah ke bumi dan Snow terjebak di MS One selamanya. Emily pun tidak inging itu terjadi, Ia keluar melalui pintu darurat. Kemudian bergabung kembali dengan Snow.
                Hydell yang sudah tidak sabar dengan pencarian kakaknya, menjebak Snow dan Emily dengan membunuh semua tawanan lainnya. Snow dan Emily pun tertangkap. Disaat yang sama Harry telah menyusun sebuah serangan ke Ms One. Alex menyuruh Emily menggagalkan serangan itu, tapi Emily berkata sebaliknya. Serangan pun di lancarkan. Di Ms One sendiri Emily dan Snow berhasil memloloskan diri dari sergapan Alex, mereka menuju ke sebuah ruangan dimana terdapat baju astronot. Saat ledakan terjadi mereka berhasil keluar dan selamat sampai dibumi. Ms One pun hancur.
                Ketika sampai di bumi Snow ditangkap kembali menjadi tahanan. Emily pun membantu membebaskan Snow dengan mencari koper yang dimaksud Mace dan menyelidiki TKP pembunuhan Frank. Saat diintrogasi oleh Scott, Snow memberi koper dari Mace itu. Diluar dugaan Scott dapat membuka koper itu, dia tahu passwordnya. Disinilah Scott menjadi tersangka pembunuhan Frank. Snow pun bebas dari status tersangka.

Kelebihan:
Film buatan Marc Libert kali ini sangat memukau para penonton. Walaupun film yang bertemakan masa depan cukup banyak, film Lockout ini mengandung unsur detektif juga. Jadi di akhir cerita kita diharuskan berfikir untuk mengetahui apa cerita yang sebenarnya terjadi. Selain itu pemeranan dari Guy Pearce dan si cantik Maggie Grace menambah keseruan film di tahun 2012 itu.

Kekurangan:
Kekurangan dari film ini terdapat di 30 menit pertama kita menonton. Disini film akan terasa membosankan dan pasaran. Di tambah dengan bertemakan masa depan yang sudah dipastikan khayalan. Tapi, setelah kita menonton keseluruhan filmnya, Anda tidak akan menyesal menonton film buatan Marc Libert ini.

Diperuntukan:
Dewasa

Sabtu, 03 November 2012

(R) Woman In Black




Identitas Film:
Director: James Watkins
Produser: Richard Jackson, Simon Oakes, Brian Oliver
Screenplay: Jane Goldman
Music: Marco Beltrami
Cinematography: Tim Maurice-Jones
Editing: Jon Harris
Studio: Cross Creek Pictures, Hammer Film Productions, Alliance Films
Distributed: Momentum Pictures (United Kingdom), CBS Films (United States)
Release date: February 2012
Durasi: 95 minutes
Country: United Kingdom
Bahasa: English
Budget: 15 juta dollar

Pemeran:
Daniel Radcliffe sebagai Arthur Kipps
Ciarán Hinds sebagai Sam Daily
Janet McTeer sebagai Elizabeth Daily
Sophie Stuckey sebagai Stella Kipps
Misha Handley sebagai Joseph Kipps
Liz White sebagai Jennet Humfrye
Daniel Cerqueira sebagai Keckwick
Tim McMullan sebagai Jerome
Aoife Doherty sebagai Lucy Jerome
Roger Allam sebagai Mr Bentley,
Victor McGuire sebagai Gerald Hardy
Alexia Osborne sebagai Victoria Hardy
David Burke sebagai PC Collins
Alisa Khazanova sebagai Mrs. Drablow
Ashley Foster sebagai Nathaniel Drablow
Jessica Raine sebagai Joseph's Nanny
Shaun Dooley sebagai Fisher
Mary Stockley sebagai Mrs Fisher
Sidney Johnston sebagai Nicholas Daily

Sinopsis:
Arthur Kipps (Daniel Radcliffe) adalah seorang pengacara. Ia selalu teringat dengan wajah sang Istri (Sophie Stuckey) yang meninggal saat melahirkan anak laki-lakinya, Josep (Misha Handley). Mereka hidup bersama dengan pembantunya (Jessica Raine). Suatu saat Arthur disuruh menangani sebuah rumah disebuah desa yang sangat aneh. Disana banyak anak-anak yang mati mendadak. Dengan menggunakan kereta Ia menuju kesana, untungnya saat di kereta ia bertemu dengan Sam Daily (Ciarán Hinds). Seorang yang kaya raya didesa tersebut. Ia mengantar Arthur ke subuah penginapan.
Keesokan harinya Ia menuju ke sebuah rumah yang bernama Gerald (Victor McGuire) untuk mengambil semua dokumen. Tapi, Gerald memutuskan Arthur harus meninggalkan tempat ini. Arthur pun tidak pantang menyerah, kereta kuda yang diutus untuk balik menuju stasiun disogok menuju ke sebuah pulau dengan rumah di tengah pulau bernama Eel Marsh. Arthur pun mencoba masuk kedalam rumah itu dan menemukan beberapa dokumen yang merupakan pokok permasalahan rumah tangga rumah itu. Arthur pun melihat Women in Black yang mengawasinya.
 Setelah seharian dirumah Eel Marsh. Arthur diundang oleh Sam untuk makan malam dan memperkenalkan istrinya bernama Elizabeth (Janet McTeer). Sialnya Elizabeth kesurupan saat makan malam itu. Sam pun menceritakan kejadian yang menimpa anaknya. Mereka diambil oleh Women in Black yang membuat istrinya selalu kesurupan. Keesokan harinya Arthur menuju ke gereja dan meminta tolong pada pastur dalam menangani kasus ini, tapi pastur itu tidak mau membantunya. Dan disaat yang sama seorang anak sekarat yang dibantu teman-temannya datang meminta bantuan. Anak itu menelan suatu benda ke dalam mulutnya. Namun,anak itu memuntahkan darah dan meninggal seketika.  
Untuk menyelidiki ini semua Sam mengantarkan Arthur menuju kerumah Eel Marsh. Walau sempat di halang oleh para warga yang mengatakan Arthur adalah penyebab ini semua, mereka tetap menuju kesana. Arthur pun menginap disana, untuk membuktikan ini semua. Semalaman Arthur selalu di ganguin oleh Women in Black dan beberapa arwah anak yang telah tewas hingga esok hari. Sam menjemput Arthur di Eel Marsh kemudian sesampainnya di desa terjadi kebakaran di rumah Gerald. Anak Gerald, Victoria (Victor McGuire) masih terjebak didalam rumah.
Saat Arthur ingin menyelamatkannya, Ia melihat Women in Black di samping victoria yang sedang menghipnotis Victoria. Victoria pun bunuh diri membakar dirinya. Arthur semakin frustasi untuk menyelesaikan masalah di desa itu. Hingga Ia bertemu dengan Elizabeth, Elizabeth memberi tahunya untuk menemukan anak Women in Black yang di bunuh bapaknya agar Ia tidak lagi mengambil anak-anak didesa. Arthur pun langsung bergegas menuju ke Eel Marsh.
Dengan dibantu oleh Sam akhirnya mayat dari anak Women In Black itu ditemukan di rawa-rawa. Arthur pun memanggil Women in Black untuk mengambil kembali anaknya. Setelah itu Arthur mengnganggap semua telah berakhir, tidak ada lagi korban anak-anak yang akan mati. Josep bersama pembantunya menuju ke desa itu untuk menjemput Arthur. Namun, sialnya diakhir cerita, Women in Black itu mengincar Josep untuk bunuh diri di tabrak kereta, Arthur pun menyelamatkannya dan mereka berdua mati bersama yang menemukan Arthur dan Josep dengan ibunya.    

Kelebihan:
                 Film buatan Richard Jackson ini wajib untuk ditonton. Daniel Radcliffe yang sudah pensiun dalam Harry Potternya, kini bermain dalam film horror ini tidak lagi di ragukan dalam aktingnya. Alur cerita yang dimainkan Daniel sangat mudah diikuti. Tidak hanya itu saja, adegan-adegan menyeramkan yang disuguhkan oleh Richard Jackson pasti akan membuat kita takut. Film ini sangat cocok untuk pecinta film horror Holywood.

Kekurangan:
Jika anda menonton film ini dengan cermat, banyak sekali kekurangan yang dirasakan . Mulai dari pokok permasalahan yang fluktuatif dan membuat penonton tegang setengah-setengah. Ditambah dengan ending-nya yang membingungkan, padahal produser Richard Jackson membuat ending agar penonton seperti di incar oleh Women In Black. Sorry, But It Fail

Diperuntukan:
Remaja/Dewasa